Cara Merawat Baterai Tanam di Android dengan Mudah

Beberapa tahun lalu masih banyak Android atau Smarthpne yang di dominasi oleh penggunaan baterai lepas. Namun, selanjutnya baterai lepas telah banyak diperbaharui menjadi baterai tanam atau yang disebut juga baterai non removable. Mungkin bagi Anda yang belum pernah menggunakannya akan bingung terkait perawatannya apakah sama dengan baterai yang lepas. Cara merawat baterai tanam sebenarnya mudah dan praktis.


Mengusung jenis baterai tanam tentunya akan memberikan berbagai kelebihan dan keunggulannya. Salah satunya adalah membuat Smartphone Anda mempunyai ketebalan yang lebih tipis sehingga akan terlihat lebih elegan dan keren. Ada kelebihan, tentu ada kekurangan dimana baterai ini tidak bisa dilepas atau diganti. Banyak orang merasa kesulitan untuk merawatnya. Untuk itu, mari simak tips dan triknya sebagai berikut.

1. Menggunakan Charger Asli

Saat pertama kali membeli HP Android atau Smartphone Anda akan diberi semua kelengkapan yang dibutuhkan. Salah satunya adalah charger asli untuk Android Anda. Maka gunakan selalu charger tersebut. Sebab charger tersebut tentunya sudah disesuaikan oleh pabriknya untuk mengisi baterai dengan efektif.

Namun, apabila terjadi kerusakan dengan charger asli atau Anda harus menggunakan charger yang lain, jangan lupa pastikan bahwa arus pada charger atau tipenya harus yang memang dibutuhkan dan cocok dengan baterai tanam tersebut.

2. Batasi Penggunaan Power Bank

Power bank menjadi populer karena sangat membantu sewaktu bepergian jauh dan membutuhkan sumber listrik untuk mencharger HP. Namun, dibalik kelebihan dari power bank tersebut, penggunaan secara terus menerus bisa membuat baterai tanam rusak.

Untuk itu, sebaiknya Anda membatasi penggunaan power bank yang terlalu sering. Sebab daya yang dihantarkan power bank ke Android seringkali tida sesuai dengan daya yang dibutuhkan baterai tanam. Gunakan power bank disaat yang darurat saja.

3. Charger baterai sebelum mencapai kapasitas 20%

Pernahkah Anda mencharger HP Android atau Smarthpone saat kapasitas baterai sudah mencapai di bawah 20% atau bahkan sampai benar benar habis? Hati hati hal ini bisa merusak kualitas baterai tanam Anda. Ada baiknya Ana mengisi baterai sebelum kapasitasnya mencapai 20%. Hal ini baik sebagai suatu kebiasaan yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan baterai tanam.

4. Hindari over charging

Walaupun sekarang ini sudah banyak Android atau Smartphone yang dirancang dengan kemampuan memutus daya baterai ketika sudah penuh, tapi membiarkannya dengan kondisi tetap tercolok akan membuat umur baterai tidak akan bertahan lama. Oleh sebab itu demi kesehatan baterai, usahakan untuk segera melepas charger setelah penuh.

Uraian diatas adalah langkah langkah perawatan baterai tanam yang ada di berbagai jenis Android ataupun Smartphone terbaru yang dirilis. Dengan mengetahui informasi ini, Anda akan tetap bisa mengikuti perkembangan jaman khususnya model Handphone terbaru yang sudah dirancang dengan sistem baterai tanam. Semoga bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel