Manfaat Alpukat untuk Kesehatan dan Efek samping pemakaiannya


Alpukat adalah salah satu buah yang punya keistimewaan  tersendiri, yaitu buah dengan kandungan lemak yang tinggi. Persetasi kandungan lemaknya adalah 15-20 %. Bukan lemak jahat tapi lemak yang penting, dibutuhkan oleh tubuh, jadi tidak berpotensi menaikkan kadar kolesterol. Alpukat bebas gula, memiliki bermacam nutrisi untuk kesehatan tubuh sehingga potensinya pantas disetarakan dengan daging.

Rasanya lezat, berbagai cara dibuat orang untuk mengkonsumsinya, dibuat menjadi jus untuk pelepas dahaga, dimakan tanpa dicampur apapun, ada yang mencampurnya pada makanan pokok sebagai pengganti sayuran dan sebagainya.Juga daunnya, bisa direbus, airnya diminum seperti kita minum teh.Daun alpukat juga biasa dikunyah untuk mengobati beberapa penyakit.

Buah alpukat selain lezat memang banyak manfaatnya untuk mengobati bermacam penyakit. 

Saat dikonsumsi sebagai jus selain untuk pelepas dahaga, jus alpukat ini berperan sebagai penyembuh sakit perut dan sakit maag. Jika dimakan begitu saja, tanpa dicampur apa apa maka perannya adalah sebagai obat yang menyehatkan mata, meningkatkan daya lihat, terutama pada manula. Meminum rebusan daun alpukat, selain berguna untuk mengatasi rasa letih juga dapat menghilangkan stress. Bukan itu saja, rebusan teh alpukat juga dapat mengurangi sakit atau radang tenggorokan.

daun-alpukat

Bahkan daun mentah alpukat ini jika dikunyah saja bisa mengobati gusi yang bengkak.Masih banyak kegunaan lain dari buah yang banyak mengandung vitamin A, B, C dan E ini. Mengurangi rasa sakit pada wanita saat menstruasi salah satunya.
Yang utama adalah untuk meningkatkan ketahanan tubuh agar tidak terserang penyakit dan itu bisa terjadi karena buah ini banyak mengandung vitamin.

Apakah alpukat memiliki efek samping ?

Meski alpukat terbukti sebagai penyedia nutrisi yang banyak manfaat untuk kesehatan, sangat dianjurkan untuk tidak dikonsumsi dalam porsi berlebihan berhubung efek samping juga ada. Di bawah ini ada beberapa anjuran khusus tentang penggunaan alpukat yang berkaitan dengan efek sampingnya. 

1. Ibu menyusui
Bayi yang disusui akan sakit perut. Untuk ibu hamil dan menyusui makan alpukat dapat mengurangi kwalitas produksi susu, itu berakibat pada bayi yang akhirnya sakit perut.

2. Sedang diet
Tingginya kalori pada alpukat berpotensi menaikkan berat badan, jadi orang yang sedang diet tidak dianjurkan mengkonsumsi buah ini.

3. Kolesterol
Alpukat punya kandungan yang bekhasiat menyerap kolesterol jahat yang merugikan. Namun untuk penggunaan berlebih alpukat juga   akan menurunkan kolesterol baik yang dibutuhkan oleh tubuh.

4.Masih ada beberapa efek samping dari penggunaan alpukat sebagai obat alternatif. 
Bagi yang alergi pada buah ini bisa menyebabkan gatal gatal, gangguan pencernaan dan sakit perut hingga muntah muntah, bagi yang mengunyah daunnya bisa saja menimbulkan gatal di mulut.
Alpukat bisa efektif jika dikonsumsi sesuai takaran, jadi selain bertanya pada seorang ahli ada baiknya pada awal mengkonsumsi dimulai dengan jumlah sedikit. Jika mengalami efek negatif pada takaran yang lebih banyak segera hentikan karena memakan sesuatu yang berlebihan takkan pernah memberi hasil maksimal.

Di Indonesia, terutama di pedesaan, herbal sangat diandalkan dan pengetahuan penggunaan herbal untuk obat diperoleh secara lisan. Dengan penggunaan yang tepat obat herbal warisan nenek moyang kita itu bisa ampuh. Namun pada penggunaan yang salah, termasuk over dosis, bisa berakibat bahaya bahkan fatal. 

Pastikan untuk menggunakan alpukat hanya untuk mengambil manfaatnya, sesuaikan takarannya untuk menghindari efek samping.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel