Pertimbangkan dulu 5 Hal ini saat meminjam Uang agar tidak menyesal

Banyak orang yang terpaksa meminjam uang demi melancarkan urusannya. Sebahagian memang berhasil sesuai yang diharapkan, urusannya berhasil mulus dan uang pinjamanpun telah lunas. Kini usaha nya telah berkembang.

Sayangnya sering terjadi pada seorang peminjam, oleh karena punya suatu kebutuhan mendesak terpaksa meminjam. Tanpa perhitungan. Dan jika di kemudian hari uang pinjaman tak terbayar barulah dada terasa sesak. Karena tak mampu menuntaskan kewajiban sebagai mana layaknya orang yang meminjam uang.

Meminjam uang itu butuh pertimbangan.
Apalagi meminjam uang untuk pengembangan usaha. Jika usaha atau bisnis Anda berjalan mulus, itu bagus. Semuanya pasti oke. Andai tidak berjalan sesuai angan angan ?

Potensi bangkrut, bahkan asset akan disita telah terbayang di depan mata.
Beberapa point di bawah ini bisa dijadikan acuan, bahan pertimbangan sebelum Anda mengajukan pinjaman sehingga kemungkinan negatif bisa dihindari dan kondisi usaha tetap sehat.

1. Menyadari kondisi keuangan Anda
Sadari kemampuan keuangan bisnis Anda. Sirkulasi uang di perusahan Anda hanya lima puluh  juta rupiah sebulan, dan mengajukan pinjaman sepuluh milyar ? Jurang kehancuran sedang menunggu Anda. Anda akan ambruk, terperosok ke dalamnya karena tak mampu melunasi hutang. Sadari kondisi dan omzet perusahaan Anda, agar kemampuan melunasi hutang Anda dapat diketahui.

2. Buat skema pengeluaran dan sumber untuk pembayaran cicilan
Perencanaan yang tidak matang tentang pengalokasian uang pinjaman dan potensi untuk pelunasan hutang perlu ditentukan.

3. Menilai tinggi rendahnya bunga pinjaman
Sering masalah mulai timbul jika ternyata bunga pinjaman sangat membebani. Awal rencana meminjam kita yakin itu bisa ditanggulangi. Namun bisnis atau usaha apapun selalu penuh dengan sandungan. Saat sebagian besar sandungan itu ternyata terlalu terjal Anda baru sadar bahwa bunga pinjaman sangat mencekik.

4.Menentukan pinjaman jangka pendek atau pinjaman jangka panjang
Perlu perhitungan yang mantap untuk menentukan jangka waktu pinjaman. Lebih sedikit bunga yang dibayarkan jika Anda mengambil pinjaman jangka pendek. Dan lebih banyak untuk jangka panjang. Hanya di sini perlu perhitungan total nominal bunga yang harus Anda bayar. Untuk jangka pendek dua tahun Anda wajib membayar bunga 24 kali dan jangka panjang sepuluh tahun harus bayar 120 kali. Pilih mana ? Tentukan pilihan dan fikirkan segala risikonya untuk masing masing pilihan.

5. Jangan abaikan biaya pengeluaran lainnya
Yakinkan diri Anda dan fahami semua pengeluaran lain. Semua tercantum di dokumen perjanjian peminjaman. Biasanya pada penarikan awal Anda akan dikenai biaya. Atau saat pembayaran awal. Belum lagi biaya proses pembuatan dokumen pinjaman Anda. Jadi mutlak difahami terlebih dahulu sebelum Anda setujui.

 Itulah beberapa poin yang harus dipertimbangkan jika Anda ingin mengajukan pinjaman.Pinjaman uang di bank memang bermanfaat untuk mengembangkan usaha kita. Tapi dengan beberapa pertimbangan seperti yang kita sebut di atas.

Tanpa adanya pertimbangan matang maka banyak kesulitan akan muncul. 

Anda akan terperangkap dalam kondisi baru yang menyakitkan. Hasrat Anda meminjam dengan tujuan agar lebih makmur berakhir dengan kondisi makin hancur.

hutang-tidak-lunas


Kondisi makin hancur ini bukan tak mungkin terjadi akibat spekulasi untuk memiliki dana investasi yang tinggi diperoleh melalui pinjaman. Apalagi jika kemampuan management keuangan Anda kurang memadai. Belum lagi karena ambisi bisnis yang menggebu gebu. Hingga konsekwensinya adalah kerugian.

Akhirnya tak sanggup melunasi pinjaman dan menyusul asset Anda akan disita. Makin hancur, bukan ?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel