10 Masalah yang Menjadi Penyebab Pertengkaran Dalam Rumah Tangga

Pertengkaran dalam rumah tangga itu biasa. Yang tidak biasa justru kalau tidak pernah ada pertengkaran. Berhubung sebuah rumah tangga dibangun oleh dua orang, tentu saja dengan dua pola pikir, pasti terdapat perbedaan pendapat di antara keduanya sepanjang mereka mengharungi hidup sebagai suami istri.

Perbedaan pendapat itulah awal mula terjadinya sebuah pertengkaran.


Pertengkaran-Dalam-Rumah-Tangga

Pertengkaran dalam rumah tangga tidak selalu memberi dampak negatif. Itu tergantung bagaimana kedua individu itu menyikapinya. Tidak aneh sepasang suami istri yang sudah menikah puluhan tahun lalu, mereka sering bertengkar, namun kasih sayang antara mereka tetap mesra.

Sebaliknya juga tidak aneh jika sepasang pengantin baru yang baru beberapa minggu menikah sudah sibuk dengan berbagai pertengkaran antar mereka.

Bahkan tidak aneh jika hubungan singkat mereka berakhir dengan perceraian.

Terlepas dari telah berapa lama mereka terikat dalam sebuah hubungan suami istri, di bawah ini ada beberapa masalah yang sering menjadi penyebab pertengkaran dalam rumah tangga.

1. Istri yang tidak pernah puas pada pemberian suaminya

Istri menganggap suami seorang yang tak mampu di bidang materi. Sering si wanita membanding bandingkan suaminya dengan orang lain. Bahkan berkata bahwa banyak orang di luar sana yang sanggup memenuhi kebutuhan materinya lebih dari kemampuan suaminya. Ini bisa menjadi penyebab pertengkaran dalam rumah tangga. Padahal suami sudah susah payah untuk memenuhi permintaan istrinya.  Ada memang permintaan istrinya yang tidak dia penuhi. Sebab menurutnya itu tidak begitu penting. Lebih baik uangnya ditabung untuk kebutuhan di masa depan.

2. Cemburunya kelewatan

Hidup dua manusia yang menjalin asmara baik saat pacaran atau sudah menikah pasti diwarnai oleh sikap cemburu. Namun jika salah satu sifat cemburunya sudah kelewatan, tanpa alasan rasional, maka ketenteraman dalam rumah tangga lama kelamaan akan goyah. Ini bahaya dan jika kondisi ini terus menerus terjadi cemburu seperti ini akan menjadi penyebab pertengkaran dalam rumah tangga.

3. Tidak percaya pada pasangannya

Oleh sesuatu hal seorang suami harus tinggal di luar kota umpamanya. Dan pasangannya selalu menelepon dan menginterogasi suaminya.Itu terjadi setiap saat. Saat suami pulang ke rumah maka pertengkaran seru pasti terjadi. Istri menuduh suaminya punya simpanan di luar kota. Istri bilang pengeluaran suaminya telah diberikan sebahagian pada orang lain. Pokoknya suami telah membagi dua perhatiannya. Padahal suami sibuk banting tulang di luar sana.

3. Banyak kekurangan pada pasangannya

Banyak pasangan yang merasa salah memilih jodoh setelah menjalani pernikahan. Meski sebelumnya mereka adalah sepasang kekasih. Kekurangan pasangannya itu tidak pernah dia bayangkan sebelumnya.

4. Mengancam pasangannya

Pernikahan bisa berubah sporadis jika ada yang mulai mengucapkan kata kata ancaman. Salah seorang bisa saja melontarkan kata kata ancaman yang mengatakan bahwa dia bisa saja menemukan seorang dambaan lain melalui hubungan gelap atau perselingkuhan. Bersama kekasih baru itu dia menemukan kenyamanan dan kebahagiaan. Jika sudah begini maka alamat pernikahan akan dilanda bencana karena yang diancam akan bereaksi. Ancaman dan reaksi yang timbul akan menjadi penyebab pertengkaran dalam rumah tangga mereka.

5. Tidak menyukai kerabat pasangannya.

Seorang istri atau suami hanya mencintai pasangannya. Tapi jika mertuanya datang bertamu, sikap yang ada adalah bertolak belakang seratus persen. Sikap yang muncul adalah kecurigaan. Curiga bahwa  tamu yang berkunjung ini adalah pengganggu hubungan rumah tangganya. Apalagi jika orangtua pasangannya itu tinggal di rumah mereka untuk beberapa lama. Sikap yang sama juga bisa terjadi jika yang datang itu kerabat lain seperti adik adik ipar.

6. Membelanjakan uang tanpa keputusan bersama

Salah seorang sering curiga jika pasangannya mengeluarkan uang untuk membiayai kebutuhan saudara saudaranya. Membayar biaya kuliahnya atau memberinya modal untuk usaha.

7. Cemburu karena kasih sayang dan perhatian kini jauh berkurang

Saat kelahiran seorang bayi dalam rumah tangga, seorang istri merasa perhatian suaminya hanya diutamakan pada si anak. Istri merasa diabaikan, termasuk dalam urusan di tempat tidur. Sering seorang istri bicara ketus dan mengomel tanpa alasan. Ini cenderung mengundang pertengkaran dalam rumah tangga karena suami tidak mengetahui penyebab istrinya berubah cerewet dan mengomel.

8. Istri menghendaki kesamaan hak

Suami dalam rumah tangga adalah seorang komandan. Sadar atau tidak, seorang istri tidak selalu menerima hal ini. Dia menuntut kesamaan hak dan wewenang. Jika suami seorang yang bersifat penyabar, kenyamanan mungkin tetap terjaga. Apalagi jika sang istri adalah seorang wanita karir dengan penghasilan berlipat dari gaji suami. Tetapi beda halnya andai suami adalah seorang yang tegas dan teguh. Dan pertengkaran akan sering terjadi.

9. Istri mendominasi dalam rumah tangga

Pertengkaran sering terjadi karena harga diri suami, sengaja atau tidak, terinjak injak oleh sikap istri. Istri mungkin sering memerintah atau berbuat sesuatu di luar tanpa persetujuan suami. Suami yang tak sanggup terus menerus menahan diri bisa kehabisan batas kesabaran. Selanjutnya mereka pasti akan sering bertengkar.

10. Sama sama sibuk dengan urusan masing masing

Istri adalah wanita karir dan begitu juga suami. Masing masing sibuk dengan tugas atau urusan pekerjaan. Tugas di tempat kerja yang belum selesai diteruskan di rumah. Akibatnya komunikasi antar pasangan ini jarang terjadi. Mereka bahkan jarang bicara meski tinggal satu rumah. Dan masing masing bahkan lebih akrab dengan rekan kerjanya daripada dengan pasangan. Ini rentan dan cenderung menimbulkan kecemburuan. Dan pertengkaran.

Baca juga : Simak 10 Tabiat Buruk Penyebab Kamu Tidak Disukai Orang

Itulah beberapa masalah yang sering menjadi penyebab terjadinya pertengkaran dalam rumah tangga.

Masalah masalah di atas tentu saja hanya sebahagian kecil dari berbagai problema yang terdapat dalam sebuah rumah tangga.

Hanya perbedaan cara mengatasi masalah masalah itu yang menentukan redanya pertengkaran dalam sebuah rumah tangga. 

Semoga setiap pasangan setia pada komitmen mereka saat mengikat janji suci pada acara pernikahan dahulu.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel