7 Cara Mengolah Daun Ciplukan Menjadi Obat Herbal Yang Ampuh

Ciplukan adalah tanaman yang dikenal sebagai tumbuhan liar. Pada lahan sawah di daerah pedesaan tumbuhan ini sering ditemukan tumbuh sendiri. Karena dianggap sebagai tumbuhan gulma pengganggu, maka gulma tersebut akan dicabut dan disingkirkan. Padahal sesungguhnya khasiat dari setiap bagian tumbuhan ini sangat bermanfaat. Nilai gizi buahnya tidak kalah dari buah buah populer yang dijual di pasaran. Batang dan akarnya juga punya khasiat bagi kesehatan. Juga daunnya bisa mengobati beberapa penyakit. Setelah diolah dengan cara mengolah daun ciplukan menjadi obat herbal.

Dari banyak literatur diketahui bahwa ciplukan ini banyak mengandung  mineral dan vitamin B1, B2, B6 serta B12. Mengandung antioksidan, polifenol dan tanin. Semuanya sangat dibutuhkan oeh tubuh. Belum lagi kandungan vitamin A pada ciplukan yamg tinggi sekali. Likopen yang ada pada ciplukan sangat bermanfaat untuk mencegah penyakit kanker. Kadar vitamin C-nya yang tinggi sangat berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Khusus tentang daunnya, di bawah ini terdapat beberapa cara mengolah daun ciplukan menjadi obat herbal, yang mungkin dapat berguna sebagai perbendaharaan pengetahuan kita tentang ciplukan ini. Dapat dimanfaatkan bilamana perlu untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan kita. Semoga bermanfaat.

ciplukan


1. Mengolah daun ciplukan untuk obat sakit gigi 

Caranya hanya dengan merebus daun ciplukan dan airnya digunakan sebagai obat kumur kumur.

2. Mengolah daun ciplukan untuk obat influensa diabetes 

Caranya dengan mencincang atau menghaluskan tanaman ciplukan menjadi seukuran 3 atau 4 cm. Dibiarkan hingga kering tanpa dijemur di panas matahari. Kemudian direbus dan air rebusannya diminum 3 kali sehari. Khusus untuk diabetes tanaman ciplukan yang sudah dicincang tadi direbus dengan dua gelas air. Ditunggu hingga airnya mendidih dan tinggal setengahnya. Disaring dan ditunggu sampai dingin untuk diminum sampai habis setiap hari.

3. Mengolah daun ciplukan untuk mengurangi berat badan

Meskipun tidak biasa menggunakan daun ciplukan sebagai sayuran dalam rumah tangga, tapi daun tanaman ini sangat rendah kalori. Memakan daun sayuran ini sebagai pelengkap menu makanan sehari-hari hasilnya rasa kenyang akan cepat terasa. Jadi program untuk menurunkan berat badan akan lebih berhasil jika daunnya dikonsumsi sebagai sayuran.

Baca juga : Ketahuilah 10 Khasiat Daun Bayam Duri Untuk Kesehatan ini

4. Mengolah daun ciplukan untuk sakit paru paru

Caranya dengan merebus daun ciplukan sebanyak 5 gelas. Bisa juga menyertakan batang ciplukan dalam rebusan. Dibiarkan mendidih hingga tinggal 3 gelas. Diminum masing masing satu gelas pada pagi hari, siang dan malam.

5. Mengolah daun ciplukan untuk obat balur pada bisul dan borok

Dua penyakit pada kulit yang sering membuat nyut-nyutan ini bisa disembuhkan dengan cara melumatkan daun ciplukan secukupnya untuk dibalurkan pada sekeliling bisul. Sebelum dibalurkan tambahkan sedikit adas pulasari, selembar daun sirih dan garam secukupnya. Jika dalam dua hari bisul belum susut atau pecah, maka pengobatan diulangi dengan bahan daun ciplukan yang baru. Untuk mengobati borok, lumatan daun ciplukan hanya diberi sedikit kapur sirih baru diborehkan pada borok.

Baca juga : 15 Khasiat Daun Turi Bagi Kesehatan yang Wajib Diketahui

6. Mengolah daun ciplukan untuk sakit jantung

Daun ciplukan diambil secukupnya dan dicuci. Dihaluskan untuk diperas airnya. Perasan itu bermanfaat untuk mengatasi penyakit jantung.

7. Mengolah daun ciplukan untuk obat sariawan

Caranya hanya dengan memakan sekitar 25 sampai 30 buah ciplukan matang setiap hari. Ramuan ini juga bisa sebagai penyembuh gusi berdarah. Harap diingat bahwa memakan buah ciplukan yang masih mentah bisa membuat sakit perut, jadi petik dan makanlah buah yang sudah matang.

Baca juga : 10 Obat Herbal Untuk Mengatasi dan Meringankan Nyeri Saat Menstruasi

Patut untuk diketahui untuk menggunakan daun ciplukan secukupnya saja. Usahakan daun ini dalam keadaan bersih dan telah direbus. Mengkonsumsi ciplukan dalam keadaan mentah dikhawatirkan bisa membuat pusing. Untuk buah yang belum matang sebaiknya tidak dimakan. Makan buahnya dalam keadaan masih mentah bisa membuat perut mual dan diare.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel