7 Cara Mengatasi Tumit Pecah-pecah Secara Alami

Tumit pecah-pecah tidak termasuk gangguan serius. Tapi bisa membuat tak tenteram. Kalau sudah parah dan kulit di tumit sudah pecah-pecah, membuat celah yang dalam, berdiri sebentar saja terasa menyakitkan. Selanjutnya komplikasi bisa saja terjadi. Bisa mengakibatkan selulitis, yaitu infeksi kulit, yang makin lama makin menyebar.

Penyebab tumit pecah-pecah ini bisa karena hal yang sederhana, seperti terlalu sering berdiri dalam waktu lama di lantai. Atau pada permukaan lain yang keras.

Penyebab lain bisa karena memakai alas kaki yang tidak tepat, ditambah lagi dengan bobot tubuh berlebihan.

Kulit kering yang gatal juga bisa mengakibatkan tumit pecah-pecah. Karena gatal dan sering digaruk, akibatnya kulit pecah-pecah.

Sebelum terlanjur parah kulit yang mengalami gangguan itu perlu segera diatasi.

Di bawah ini terdapat beberapa cara  tradisional yang dapat diandalkan untuk mengobati penyakit ini.

Cara Mengatasi Tumit Pecah-pecah Secara Alami

tumit pecah-pecah

Beberapa bahan utama yang biasa digunakan adalah :

1. Batu apung

Ini bahan tradisional yang paling sering digunakan. Batu yang asalnya adalah buih lava yang terlontar dari gunung berapi yang meletus. Biasanya wujudnya berpori, bobotnya sangat enteng, bahkan bisa mengapung di atas air.

Batu apung ini digosokkan pada area tumit yang bermasalah.

Tujuannya agar kulit matinya terkelupas sehingga ketebalannya berkurang.

Rendamlah kaki lebih dulu sekitar 10 hingga 15 menit. Gosok kaki yang sudah lembab itu sampai semua kulit mati yang ada lepas. 

Cuci kaki dan segera olesi dengan krim kaki.

2. Minyak kelapa

Perawatan ini sebaiknya pada malam hari beberapa saat sebelum Anda tidur

Pertama tama rendam kaki Anda pakai air hangat beberapa menit, selanjutnya kulit matinya digosok dengan batu apung. Setelah semua kulit mati itu rontok, kaki dicuci dan dikeringkan. 

Selanjutnya minyak kelapa digunakan untuk memijat kaki Anda. Selesai memijat biarkan lapisan minyak kelapa tetap di kaki. Minyak kelapa berkhasiat menyehatkan kulit dengan merangsang timbulnya sel kulit baru.

Sesudah itu pakailah kaus kaki lembut dan Anda tidur tetap memakai kaus kaki itu.

3. Listerin

Siapkan sebuah wadah yang besarnya cukup untuk merendam kaki Anda. 

Masukkan Listerin dan cuka putih. Masing masing dengan jumlah yang sama. Masukkan juga air hangat dua kali jumlah keduanya. Rendam kaki yang sebelumnya sudah Anda bersihkan.

Keringkan kaki dan gosokkan batu apung pada kulit mati sampai semuanya lepas.

Olesi dengan pelembab.

Listerin dapat digunakan karena manfaatnya sebagai antijamur, membuat kulit relaks dan memulihkan kulit, sedang cuka bisa membuat kulit menjadi lembut.

Kulit kaki yang kering akan berubah lembab dan retakan yang ada berangsur angsur akan hilang.

4. Gliserin

Buatlah ramuan yang terdiri dari campuran 1 sdm gliserin, 1 sdm air mawar, aduk. 

Gunakan ramuan itu untuk memijat kaki yang sebelumnya sudah Anda bersihkan dengan air hangat.

5. Minyak zaitun

Yang digunakan adalah minyak zaitun kualitas tinggi, yang disebut minyak zaitun extra virgin. Jenis ini memberi efek pelembab yang sangat bagus pada tumit yang kering. Kemampuannya juga andal mengatasi tumit yang pecah-pecah.

Buat ramuan berbahan minyak zaitun extra virgin yang diberi kelopak bunga mawar kering serta bunga lavender. Ramuan itu dipanaskan di bawah sinar matahari dan agar cepat panas usahakan tempat menjemurnya di dalam wadah yang permukaannya lebar. 

Jika sudah panas ramuan segera disaring dan nanti gunakan sebagai minyak urut untuk memijat tumit malam menjelang tidur.

6. Lidah buaya

Lidah buaya yang anti oksidan dan anti inflamasi ini sangat mendukung dalam hal mengatasi kulit pecah-pecah.

Herba ini sangat bermanfaat melembabkan kulit. Memberi hasil yang baik sebagai penyembuh luka dan membuat kulit menjadi lembut. 

Gunakan gel lidah buaya yang berasal dari daun segar, tidak bercampur dengan bahan apapun. 

Pakai dengan cara dioles pada tumit sambil dipijat perlahan lahan.

7. Pisang

Tiga jenis vitamin yang terdapat pada pisang yaitu vitamin A, vitamin B6 dan vitamin C sangat membantu untuk mengatasi masalah kulit. Antara lain menjaga kulit tetap lembab.

Harus pisang yang sudah matang tapi. Karena pisang mentah mengandung asam dan itu sangat merugikan buat kulit

Dua atau tiga buah pisang matang kulitnya dibuang, dagingnya dihaluskan. Pisang halus ini dioleskan ke sekujur tumit yang bermasalah. Dibiarkan selama 20 menit, kemudian dicuci bersih.

Perawatan ini sebaiknya diulang setiap dua minggu, pada malam menjelang tidur.

Pada dasarnya semua cara pengobatan di atas bertujuan untuk melembabkan kulit. Sangat beralasan, karena tumit pecah-pecah umumnya terjadi pada kulit yang kering.

Langkah selanjutnya yang juga penting adalah tidak menggunakan alas kaki yang sol-nya tipis. Sol tipis akan memperburuk kondisi tumit  penderita, karena akan menanggung beban yang lebih banyak.

Usahakan juga agar posisi kaki Anda tetap terangkat lebih tinggi dari kasur tempat tidur. Agar sirkulasi pada tumit lebih terjaga. 

Demikianlah tentang beberapa cara alami untuk mengatasi tumit pecah-pecah, semoga bisa diambil faedahnya.

Salam sehat.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel