7 Manfaat Stephanot Untuk Kesehatan

Stephanot, nama latin tumbuhan invasif ini adalah pyrostegia venusta. Asli dari Amerika Latin, tumbuh dengan baik di kawasan khatulistiwa dengan iklim tropis atau sub tropis.Batangnya mampu merayap di atas permukaan tanah.

Jika tumbuhnya di tanah menanjak ia dapat mendaki. Bertemu pohon besar yang tinggi batang stephanot juga memanjat terus naik sehingga bunganya pun bermekaran, meriah penuh rona merah jingga di atas sana. Tapi tmbuhan ini cocok ditanam di halaman rumah.  

Stephanot akan menutupi pagar. Mungkin bagus juga untuk menutupi tembok belakang rumah.

Masing masing bunga, akar dan daunnya memiliki kandungan steroid, tanin dan alantoin beserta kandungan lain. Khusus mengenai alantoin itu adalah zat yang berkhasiat obat, bermanfaat mengobati diare serta disentri dan letih lesu. 

Tapi kegunaannya yang utama adalah mengobati vitiligo. Manfaat lain masih ada, seperti berikut di bawah ini. 

Beberapa Manfaat Stephanot Untuk Kesehatan

stephanot

1. Mengobati vitiligo dan leukoderma

Melanin adalah sel pigmen yang memberi warna pada kulit. Juga pada rambut serta kuku. Meski belum diketahui penyebabnya, seseorang itu bisa saja mengidap vitiligo. Yaitu penyakit yang terjadi akibat melanin di tubuhnya tidak bekerja normal..

Timbullah bercak pada beberapa area di kulit. Bercak yang membuat warna kulit di area itu memudar. Warna kulitnya pada area itu kini albino alias bulai.

Penyakit yang tidak menular ini bisa membuat penderitanya minder, apalagi bercak albino itu bisa muncul di mana mana. Di sela sela jari, di wajah atau di mulut pun bisa, pokoknya pada kulit. Di mana saja.

Salah satu yang membuat tanaman stephanot jadi perhatian adalah efeknya yang merangsang dan memicu sel kulit untuk memproduksi melanin. 

Yang memberi manfaat adalah bunga segarnya. Diolah untuk dibuat menjadi salep dengan penggunaan sebagai obat luar.

Bisa juga menggunakan minyak stephanot yang bisa diperoleh melalui pembelian online.

Tanaman stephanot adalah salah satu obat alami terbaik untuk vitiligo dengan tingkat pemulihan yang terbukti memberi hasil.

Ramuan untuk vitiligo tadi juga bermanfaat mengobati leukoderma. 

Leukoderma adalah bintik bintik kecil putih yang muncul di rambut. Bintik bintik yang makin lama akan membesar. 

Selanjutnya akan menutupi seluruh rambut. Warna rambut kini total putih semua, yang jika seorang  muda usia mengalami ini mungkin bisa disebut sebagai uban prematur ataupun tumbuh uban pada usia dini.

2. Mengobati diare

Tanaman stephanot diketahui sebagai obat ampuh mengobati diare. Khasiatnya disebut manjur bahkan untuk sakit yang parah sekalipun.

Biasanya ramuan dibuat dari bahan batang dan daunnya, dengan cara dicincang untuk diolah menjadi teh.

3. Meredakan rasa nyeri

Ramuan yang terbuat dari bunga tumbuhan ini adalah obatl yang baik untuk meredakan rasa nyeri. Bunganya direbus kadarnya pekat serta kental. Airnya dioleskan pada area tubuh yang sakit. 

Umumnya pada kulit yang memar, mungkin karena benturan. Dapat juga meredakan bengkak karena nyeri sendi dan nyeri otot.

4. Membasmi parasit cacing 

Teh stephanot memberi hasiat membasmi cacing yang bersarang pada usus. 

Selain menggunakan teh bubuk tanaman bunga ini juga bisa membari khasiat yang sama.

5. Mengobati penyakit kuning

Penyakit kuning terjadi akibat  peradangan kantong empedu. Penyakit ini juga bisa disembuhkan oleh tanaman stephanot. Air rebusan yang terbuat dari akar, batang dan daun tanaman ini digunakan untuk mandi.

6. Meredakan stres

Kecemasan dan depresi sangat mengganggu produktivitas. 

Beberapa penelitian menyebutkan tanaman ini bisa menyembuhkan depresi ringan dan sedang.

Stephanot bisa bekerja langsung pada sel sel saraf hingga kesehatan mental orang stres bisa kembali normal

7. Menambah tenaga

Tumbuhan ini memiliki sifat tonik. Efeknya bisa merangsang tubuh memproduksi sel. Memulihkan berbagai jaringan yang rusak sehingga kembali lagi berfungsi sebagaimana harusnya.

Stephanot bermanfaat mengurangi letih lesu. Berkhasiat menambah tenaga. 

Manfaat itu bisa diperoleh dengan minum air rebusannya.

Cara membuat rebusan stephanot

Pada satu liter air sedang mendidih masukkan 3 sdm herba keringnya. Biarkan terus mendidih selama lima menit lagi. Perebusan selesai dan diamkan dulu sekitar 10 menit. Selanjutnya disaring dan dikonsumsi. Diminum dua sampai tiga kali sehari. Penggunaan ramuan ini tidak boleh melebihi 10 hari. 

Stephanot mengandung beberapa glikosida yang bisa mengakibatkan keracunan.

Namun tidak menyebabkan keracunan dalam tubuh  jika dikonsumsi dengan dosis ringan. 

Apalagi jika tidak dikonsumsi terus menerus dalam waktu lama. 

Untuk pemakaian jangka panjang, apalagi dengan dosis yang tinggi penggunaan internal bisa membuat keracunan.

Ternak Anda bisa keracunan jika memakan stephanot.

Demikian uraian tentang 7 manfaat stephanot untuk kesehatan ini.

Semoga bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel