5 Manfaat Chickweed, Cara Mengolah Dan Efek sampingnya

Chickweed adalah tanaman gulma yang bisa ditemukan di seluruh dunia terutama di Eropa Utara dan Amerika Utara.

Di habitatnya setiap pohon chickweed akan menghasilkan sekitar lima belas ribu biji. Semua biji itu kemudian akan tumbuh dan berkembang. Masing masing usianya bisa sampai empat tahun. Dan bila tiba saatnya setiap pohon akan menyebarkan jumlah biji yang sama. Yang setiap biji akan tumbuh dan berkembang lagi.

Meski tergolong tanaman gulma chickweed aman dikonsumsi.

Dimasak atau tidak chickweed bisa dimakan. Jika ingin memasaknya yang diambil adalah bunga, daun serta batangnya.

Masakan itu adalah makanan yang penuh gizi. Kaya vitamin dan mineral. 

Masing masing zat besi, magnesium dan potasium tersedia dalam dalam jumlah besar dalam tanaman ini.

Beberapa Manfaat Chickweed Untuk Kesehatan

chickweed

1. Meningkatkan sirkulasi darah

Tumbuhan bernama latin stellaria media ini memiliki bahan aktif yang bisa memperlambat serta mencegah pembekuan darah. Mampu mengurangi plak di pembuluh darah, tanaman ini sangat menolong bagi penderita tekanan darah tinggi untuk mencegah serangan jantung bahkan stroke. 

2. Mengobati gangguan pada kulit.

Chickweed telah lama digunakan di Cina dalam pengobatan tradisional untuk mengobati kulit yang bermasalah.  

Chickweed bisa menghilangkan rasa gatal, Ruam, eksim dan bisul juga bisa disembuhkan.

Psoriasis, sejenis penyakit kulit menahun yang sulit disembuhkan  juga bisa diredakan berkat sifat chickweed yang melembabkan dan melembutkan kulit ini.

3. Mengatasi gangguan pernafasan

Memiliki sifat sebagai ekspektoran, gulma ini bisa membantu pengeluaran dahak dari saluran pernafasan. Peradangan yang ada pada tenggorokan dan saluran udara itu juga dibuat reda.

4. Menurunkan berat badan

Chickweed adalah penghilang lemak alami dan menurut  penelitian chickweed bisa membantu menurunkan berat badan. 

Tanaman ini mengandung enzim tertentu yang dipercaya mampu menghambat penyerapan lemak dan karbohidrat.

Dalam penelitian itu seekor tikus diberi makanan tinggi lemak. Makanan tersebut dicampur dengan ekstrak chickweed dan 

enam minggu kemudian diperoleh kesimpulan bahwa tikus tidak mengalami penambahan berat badan. 

Tidak juga ada penambahan lemak dalam tubuh. 

Kadar kolesterolnya juga tidak bertambah. 

Kondisi itu ada hubungannya  dengan sifat tanaman ini sebagai diuretik. Efeknya sangat cepat mengeluarkan kelebihan cairan dari dalam tubuh. 

Bertindak juga sebagai pencahar yang sangat potensial, chickweed akan membersihkan usus sehingga metabolisme tubuh pun akan meningkat sehingga kemungkinan tubuh mengalami obesitas menjadi semakin sedikit.

5. Meredakan mata merah

Mata merah atau konjungtivitis terjadi akibat adanya peradangan pada selaput mata. Peradangan itulah yang mengubah warna selaput bola yang tadinya putih menjadi merah. 

Tidak membuat penurunan pada kualitas penglihatan, tapi mata merah sangat membuat tidak nyaman.

Membuat teh chickweed dan mengoleskan airnya bisa membuat mata merah kembali normal. Buatlah bola bola kecil dari kapas dan celupkan bola kapas tersebut ke dalam air teh chickweed. Kemudian oleskan bola kapas itu pada mata dalam keadaan tertutup. 

Gunakan air teh yang sudah dingin dan jangan dioleskan langsung pada bola mata karena itu berbahaya.

Cara mengolah chickweed

Untuk obat luar  bisa diolah menjadi salep.

Diterapkan pada eksim di kulit salep ini juga akan meredakan gatal dan menghilangkan rasa sakit pada luka bakar.

Ditumbuk kasar juga bisa, menggunakan tanaman yang masih segar. Ditempelkan pada ruam, kulit atau persendian yang meradang dan pada bisul.

Chickweed berbahaya jika dioleskan pada luka terbuka dan sebaiknya gunakan herba chickweed kering jika Anda ingin mengkonsumsinya.

Cara mengolahnya 1 sdt herba kering itu disiram dengan air mendidih. Ditunggu beberapa saat dan airnya diminum. Tidak berlebihan mengkonsumsinya agar terhindar dari efek samping.

Ramuan ini disebut teh chickweed dan teh ini juga yang akan Anda gunakan untuk mengobati mata merah.

Sangat perlu saran dokter jika Anda ingin menggunakan tanaman ini untuk program menurunkan berat badan. 

Sekali lagi, chickwed yang mengandung senyawa saponin ini tidak boleh dikonsumsi berlebihan. Senyawa yang bisa membentuk busa persis deterjen itu paling banyak tersedia dalam akar. 

Pada tumbuhan, saponin adalah alat pelindung untuk mempertahankan diri melawan serangga. Senyawa yang bisa membentuk busa persis deterjen ini akan membunuh serangga tersebut. 

Efeknya pada manusia memang tidak mematikan namun efek negatifnya pasti ada dan bisa menimbulkan gangguan pada bagian tertentu dalam tubuh Anda. 

Gangguan itu bisa berupa sakit perut, mual, diare bahkan muntah muntah.

Ibu hamil dan meyusui tidak boleh mengkonsumsi chickweed.

Juga anak anak.

Ketika digunakan pada kulit chickweed umumnya aman. Tapi bagi yang alergi pada tumbuhan ini ruam bisa muncul, meskipun hanya ruam ringan jadi Anda yang alergi chicweed sebaiknya hindari tanaman ini meski sebatas bersinggungan.

Meski bermanfaat jangan lupa untuk berlaku hati hati pada tanaman ini.

Demikian 5 manfaat chickweed, cara mengolah dan efek sampingnya ini, semoga bisa menambah wawasan.

Terimakasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel