Kratom, Manfaatnya Istimewa Untuk Kesehatan, Juga Efek Sampingnya

Kratom(mitragyna speciosa) adalah tanaman yang tergolong keluarga rubiaceae di mana kopi juga termasuk salah satu di antaranya. Tumbuhan ini mengandung mitragyna, suatu senyawa aktif yang memiliki efek stimulan. Penggunaannya sebagai obat sudah ada sejak dahulu. Dilakukan turun temurun terutama di Asia Tenggara. Di Eropa manfaatnya digunakan untuk meredakan rasa sakit. Diolah dan diminum  seperti teh, menggunakan daunnya.

Tanaman ini dilarang di Malaysia dan Myanmar. Tapi warga di Thailand biasa mengunyah ngunyah daun kratom segar, yang bisa mereka peroleh langsung dari pohonnya.

Adapun efek positif lain pada tubuh yang bisa didapat dari tanaman ini adalah suasana relaksasi yang menyenangkan, peningkatan energi atau kekuatan fisik, menghilangkan rasa sakit di bagian manapun pada tubuh, serta satu manfaatnya yang mungkin paling perlu diperhitungkan, yaitu bisa melepaskan ketergantungan tubuh pada bahan berbahaya seperti opium atau morfin.

Ini Beberapa Manfaat Kratom Untuk Kesehatan

kratom

1. Sebagai afrodisiak

Kratom bisa meningkatkan aliran darah. 

Dalam pemakaiannya sebagai obat tradisional kemampuan tanaman yang bisa meningkatkan aliran darah ini sangat bermanfaat untuk mengembalikan libido dan menambah durasi seksual. 

Kratom juga diyakini mampu meningkatkan kesuburan.

2. Menambah energi

Selain berguna sebagai afrodisiak, banyak pekerja di beberapa negara yang mengkonsumsi daun kratom ini untuk menimbulkan energi ekstra saat mereka bekerja.

Daun itu juga biasa dikonsumsi oleh penderita sindrom kelelahan untuk meningkatkan kekuatan fisik.

3. Mencegah diabetes

Alkaloid pada daun kratom adalah  kandungan yang mampu mengatur kadar gula darah sekaligus mencegah diabetes. Khasiatnya dipercaya ampuh untuk mengontrol jumlah insulin dan glukosa darah.

Pada orang yang sudah terlanjur mengidap diabetes, kratom akan mencegah penyakit itu menjadi lebih buruk.

4. Meredakan kecemasan

Anti-anxiety adalah sejenis obat obatan yang bermanfaat untuk mengurangi kecemasan. Dua di antara golongan obat ini adalah Valium dan Ativan. Keduanya hasil  produk industri farmasi, tergolong obat keras dan hanya bisa diperoleh dengan resep dokter.

Beda dengan daun mytragyna speciosa , obat alami yang bisa mengatur hormon dan meredakan stres ini. 

Aman digunakan dengan syarat dosis rendah.

Daun kratom juga bisa digunakan untuk mengatasi perubahan suasana hati yang mengakibatkan stres, depresi dan kecemasan.

5. Menghilangkan rasa sakit

Mengunyah daun kratom dapat menghilangkan rasa sakit di seluruh bagian tubuh. Alkaloid yang tersedia bersama nutrisi lain adalah kandungan yang memiliki sifat analgesik, efeknya bisa membuat relaks otot.

Daunnya yang dikunyah itu juga akan meningkatkan pelepasan dopamin dan serotonin di dalam tubuh.

Dopamin dan serotoni adalah hormon yang bisa menimbulkan suasana menyenangkan perasaan. Efek pelepasan kedua hormon ini akan mengurangi rasa sakit pada orang yang mengunyahnya.

6. Membantu menghilangkan ruam di kulit

Kemampuan tumbuhan yang bisa meningkatkan aliran darah ini sangat berfaedah saat digunakan untuk mengatasi masalah tertentu pada kulit. 

Contohnya ruam.

Ruam yang mengubah warna kulit menjadi ungu ini bisa diminimalkan oleh efek kratom, itu sebabnya beberapa produk pelembab atau sabun kesehatan banyak yang menyertakan kratom sebagai salah satu bahannya.

7. Mengatasi ketergantungan pada opium dan sejenisnya

Kratom dan opium sebenarnya memberikan efek yang sama persis.. Keduanya memberi efek menyenangkan perasaan.

Bedanya, dalam dosis rendah kratom tanpa efek samping.

Orang yang berpandangan positif, yang sudah pernah mencoba kratom pasti akan meninggalkan opium dan sejenisnya karena kratom ternyata juga bisa memenuhi kebutuhannya untuk menyenangkan perasaan.

Dampak negatif mengkonsumsi kratom

Menggunakannya dengan dosis rendah bermafaat sebagai stimulan, yang meningkatkan kerja sistim saraf.

Dalam sejarah penggunaannya di Asia Tenggara kratom dikenal aman. Tentu saja dengan dosis terukur.

Di AS kratom dilarang. 

Masih tanda tanya kenapa bisa terjadi dua pertentangan ini. 

Mungkin terkait dengan perbedaan cara mengkonsumsinya.

Di Asia Tenggara kratom dikonsumsi dalam bentuk segar, daunnya bahkan dipetik langsung. Selain untuk dimakan seperti mengunyah permen karet mereka juga mengolahnya untuk dibuat teh.

Sedang di AS yang dikonsumsi adalah ekstrak kering, yang kemungkinan besar komposisi kimianya mungkin telah berubah.

Tapi walau bagaimanapun harus diakui dampak negatif kratom memang lebih banyak dari manfaatnya.

Mengkonsumsinya secara teratur dalam waktu 1 hingga 8 minggu bisa membuat kerusakan pada hati. 

Urin Anda kelak akan berubah gelap. Dan tidak lama lagi Anda akan mengidap sakit kuning.

Kejang juga salah satu dampak buruk akibat penggunaan kratom.

Kratom bisa membuat mual dan sakit perut hingga muntah. Tubuh menggigil dan berkeringat. 

Kulit menjadi terasa sangat gatal.

Juga kratom bisa merusak irama detak jantung.

Pemakaian overdosis membuat kematian.

Setidaknya 91 orang meninggal di AS pada pertengahan 2016 hingga Desember 2017.

Sekedar tambahan informasi, BNN juga melarang tanaman ini.

Demikian tentang kratom, manfaatnya istimewa untuk kesehatan, juga efek sampingnya ini.

Semoga bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel